Disnakan Kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Alat Pendingin untuk UMKM

Staf Bidang Penguatan Daya Saing Produk Perikanan Disnakan Kabupaten Bogor, Lilis Nur Chalimah, kepada Yayasan Generasi Luhur Abadi di Cileungsi, Jumat (9/8). (Foto: Dok. Disnakan)

bogortraffic.com, BOGOR– Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyalurkan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI kepada pelaku UMKM di wilayahnya.

Bantuan ini diserahkan oleh Staf Bidang Penguatan Daya Saing Produk Perikanan Disnakan Kabupaten Bogor, Lilis Nur Chalimah, kepada Yayasan Generasi Luhur Abadi di Cileungsi, Jumat (9/8).

Bacaan Lainnya

Bantuan berupa alat pendingin ini merupakan bentuk dukungan untuk memperkuat usaha kecil dan menengah (UKM) di daerah. Lilis Nur Chalimah menyatakan bahwa bantuan ini bertujuan untuk memastikan usaha-usaha tersebut bisa berkembang dengan lebih baik.

“Jadi kami hadir di sini untuk silaturahmi sekaligus verifikasi usaha yang sedang berjalan agar bantuan bisa tepat sasaran,” ungkap Lilis.

Lilis menjelaskan bahwa sebagian besar usaha di Indonesia, sekitar 90 persen, merupakan usaha mikro yang seringkali menghadapi keterbatasan dalam pengembangan bisnis mereka. Oleh karena itu, pemerintah memiliki program khusus untuk mendukung pengusaha mikro ini agar dapat tumbuh lebih pesat.

Selain membantu UKM, bantuan alat pendingin ini juga merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap ketahanan pangan nasional. Saat ini, konsumsi ikan di Indonesia masih tergolong rendah. Di Kabupaten Bogor, konsumsi ikan hanya mencapai 31,97 kg per kapita per tahun, sedangkan secara nasional angkanya berada di 57 kg per kapita per tahun. Sementara itu, Jepang mencatat konsumsi ikan di atas 100 kg per kapita per tahun.

“Sebagai negara maritim, Indonesia seharusnya tidak kekurangan stok ikan untuk dikonsumsi seluruh masyarakatnya,” tutur Lilis.

Samsirman, pengurus Yayasan Generasi Luhur Abadi, menyambut baik bantuan tersebut. Yayasan yang dikelolanya merupakan bagian dari binaan DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bogor dan bergerak di bidang peternakan serta produksi makanan olahan berupa ikan presto.

“Yayasan kami adalah sebuah UMKM yang bergerak di bidang peternakan dan pembuatan makanan olahan berupa ikan presto. Bahan makanan siap saji ini sudah kami jual secara umum, juga kami salurkan ke ponpes-ponpes yang membutuhkan makanan olahan kami. Meski masih banyak kekurangan dalam permodalan, tapi kami tetap bersemangat menjalankan usaha. Makanya, kami sangat berterima kasih atas bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI,” ujar Samsirman.

Dengan bantuan ini, diharapkan UKM di Kabupaten Bogor dapat terus berkembang dan meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat, sehingga membantu memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro di daerah tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan