PKBM Bakti Nusa Kota Bogor Mulai Bangun Ruang Baru untuk Anak Putus Sekolah dan Disabilitas

Sekolah gratis PKBM Bakti Nusa Kota Bogor mulai menggarap pembangunan ruang baru bagi anak putus sekolah dan disabilitas. Pembangunan yang ditargetkan rampung pada 9 Oktober 2024 mendatang. (Foto: Dok. Ist)

bogortraffic.com, BOGOR- Sekolah gratis PKBM Bakti Nusa di Kota Bogor resmi memulai pembangunan ruang baru untuk mendukung pendidikan anak putus sekolah dan disabilitas. Proyek yang ditargetkan selesai pada 9 Oktober 2024 ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk DF Company sebagai donatur dan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin.

Peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan dilakukan secara simbolis oleh calon Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, yang didampingi oleh Kepala PKBM Bakti Nusa, Sumedy, di Jalan Parung Banteng, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Sumedy menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, khususnya DF Company dan pasangan calon Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin. “Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan peletakan batu pertama untuk pembangunan ruang belajar bagi anak-anak putus sekolah dan disabilitas. Rencana ke depan, PKBM Bakti Nusa akan menjadikan sekolah ini ramah anak disabilitas,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa banyak anak-anak disabilitas di Kota Bogor yang tidak mendapatkan pendidikan karena berbagai kendala, mulai dari transportasi hingga biaya. “PKBM Bakti Nusa hadir untuk memenuhi kebutuhan pendidikan mereka hingga mendapatkan ijazah dari tingkat SD sampai SMA,” imbuhnya.

Sumedy menjelaskan bahwa selama ini kegiatan belajar mengajar di PKBM Bakti Nusa dilakukan di sebuah rumah, dengan menghadirkan mentor, guru, dan praktisi pendidikan untuk mengajar anak-anak. “Sejak 2020, PKBM Bakti Nusa telah melayani sekitar 250 siswa, dengan dukungan dari masyarakat dan pengusaha seperti DF Company,” jelasnya.

Ia berharap PKBM Bakti Nusa terus berkembang dan dapat membantu anak-anak putus sekolah, terutama anak disabilitas, untuk menjadi generasi emas pada 2045 mendatang. “Kami ingin anak-anak di Kota Bogor mendapatkan fasilitas pendidikan hingga mendapatkan ijazah, dan setiap anak yang kami didik di PKBM Bakti Nusa tidak akan dibebankan biaya apapun alias gratis,” tandasnya.

Dinna Fazjrina, Pimpinan DF Company, menyatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung pendidikan bagi anak-anak putus sekolah dan disabilitas. “Meskipun bantuan ini tidak besar, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi anak-anak, sehingga tidak ada lagi yang putus sekolah di Kota Bogor,” ujarnya.

Sementara itu, Jenal Mutaqin menekankan pentingnya program Bogor Pintar dengan anggaran yang ideal. “Kami bersyukur bahwa mimpi ini terwujud berkat kepedulian DF Company terhadap pendidikan anak-anak disabilitas dan putus sekolah,” katanya.

Pria yang akrab disapa Kang JM ini menekankan bahwa PKBM adalah alternatif pendidikan non-formal yang diakui oleh pemerintah. Ia juga mengapresiasi pembangunan PKBM Bakti Nusa yang didukung oleh DF Company.

“Kami akan memberikan subsidi kepada PKBM yang menyediakan pendidikan gratis bagi warga Bogor. Harapan kami, inisiatif ini dapat menginspirasi stakeholder lainnya untuk turut berkontribusi dalam pendidikan di Kota Bogor,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan