Ribuan Warga Bogor Ikuti Jalan Sehat dan Sepeda Santai di Sekitar Kebun Raya Bogor

Ribuan warga Kota Bogor mengikuti acara jalan sehat dan sepeda santai. (Foto: Dok. Istimewa)

bogortraffic.com, BOGOR- Ribuan warga Kota Bogor mengikuti acara jalan sehat dan sepeda santai yang digelar oleh Siliwangi Bolu Kukus pada Minggu (13/7). Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor ke-542 yang jatuh pada bulan Juni lalu.

Founder CV Boga Karya Siliwangi, Muhammad Faizal, mengatakan bahwa sekitar 3.000 orang turut serta dalam kegiatan ini. Acara yang berkolaborasi dengan pelestari budaya Siliwangi, Sahabat Kang Rizal (Sakar), dimulai dari Balai Kota Bogor dan berakhir di Alun-alun Kota Bogor.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini bertujuan menjalankan budaya yang kami anut, yaitu silih asah, silih asih, dan silih asuh, dengan fokus pada empat pilar utama: kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan kebudayaan,” jelas Faizal.

Acara ini dikemas dalam bentuk ngariung atau berkumpul, sehingga memberikan kesempatan bagi Siliwangi Bolu Kukus untuk bertemu dengan pelanggan dan konsumen mereka. Kegiatan dimulai dengan jalan sehat dan sepeda santai di jalur pedestrian seputar Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor, dilanjutkan dengan senam, permainan, bazar UMKM, cek kesehatan gratis, dan pengundian hadiah.

Faizal berharap acara ini dapat menjadi kegiatan rutin yang semakin menarik dan meriah di masa mendatang, dengan fokus pada kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. “Ini acara pertama, jadi bersyukur acara ini telah selesai dan disambut baik oleh masyarakat yang hadir. Ke depan, kami akan mengadakan kegiatan yang memiliki unsur kemanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Founder Sakar, Rizal, juga mengapresiasi kolaborasi dengan Siliwangi Bolu Kukus. Ia menilai bahwa kolaborasi dalam kegiatan Siliwangi Sehat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan disambut dengan antusiasme yang tinggi.

“Pada acara ini juga terdapat seni budaya Sunda sebagai upaya melestarikan seni budaya, semboyan, dan wangsit Siliwangi,” ucap Rizal.

Acara ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara kesehatan, kebudayaan, dan ekonomi dalam menciptakan kegiatan yang bermanfaat dan mendukung pelestarian budaya lokal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan