Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama Calon Bupati Bogor

Calon Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade meninjau Pokdakan Bina Harapan, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. (Foto: Dok. Ist)

bogortraffic.com, KAB.BOGOR – Kelompok tani dan kelompok perikanan di Kabupaten Bogor menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, termasuk Kelompok Usaha Bersama (Pokdakan) Bina Harapan yang berlokasi di Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang. Kelompok ini telah berhasil mengembangkan berbagai sektor pertanian dan perikanan.

Hal tersebut disampaikan oleh Jaro Ade, calon wakil bupati Bogor, saat melakukan kunjungan ke Pokdakan Bina Harapan pada Jumat (11/10/24).

Bacaan Lainnya

“Kelompok pertanian dan kelompok perikanan di Kabupaten Bogor tumbuh subur, dan ini merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Jaro Ade menambahkan bahwa saat ini pemerintah pusat tengah menggiatkan program ketahanan pangan, yang sejalan dengan visi misi pasangan calon bupati dan wakil bupati Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto-Jaro Ade.

“Banyak kelompok pertanian dan perikanan yang dibina pemerintah, dan bantuan yang diberikan sangat dirasakan oleh para Pokdakan. Ke depannya, program ini akan terus kami tingkatkan,” tuturnya.

Pokdakan Bina Harapan telah beroperasi selama tiga bulan dan mengembangkan berbagai jenis tanaman, seperti cabai, jeruk lemon, pepaya, dan pisang. Dalam hal budidaya ikan, kelompok ini juga menerapkan sistem bioflok untuk ikan nila, yang merupakan bantuan pemerintah di tahun 2024.

Arif (47), salah seorang pekerja di Pokdakan Bina Harapan, mengungkapkan rasa syukurnya kepada pemerintah atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian dan perikanan.

“Saya berharap jika nanti Pak Rudy Susmanto dan Pak Jaro Ade terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Bogor, kelompok tani dan perikanan harus lebih diperhatikan lagi,” pungkasnya.

Dengan dukungan yang terus berlanjut dari pemerintah, diharapkan kelompok-kelompok ini dapat semakin berkembang dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan