bogortraffic.com, BOGOR- Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner mendominasi di Kota Bogor. Namun, Asosiasi Serikat Buruh (ASB) menilai perlu adanya perhatian lebih terhadap pelaku usaha ini melalui pembangunan sentra kuliner di setiap kelurahan dan kecamatan.
ASB menyebutkan bahwa sentra kuliner di masing-masing wilayah akan memberikan manfaat besar, seperti memfasilitasi produk unggulan daerah agar dapat dijual secara lebih luas. Selain itu, pedagang juga akan mendapatkan kepastian mengenai lapak berdagang tanpa harus terkendala dengan masalah perizinan wilayah.
“Sentra kuliner harus diperbanyak. Sejauh ini, fasilitas tersebut masih terpusat di wilayah Bogor Tengah saja. Untuk itu, agar UMKM bisa naik kelas, kita harus mendukungnya dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai,” ujar perwakilan ASB.
ASB menekankan bahwa pengembangan sentra kuliner ini tidak hanya akan membantu meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan lebih merata. Langkah ini dianggap penting agar UMKM di berbagai wilayah Kota Bogor memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Pembangunan sentra kuliner di seluruh kelurahan dan kecamatan diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi berbagai masalah yang sering dihadapi oleh para pelaku UMKM, terutama dalam hal lokasi dan perizinan. Hal ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Dengan adanya dukungan yang lebih kuat dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, ASB yakin bahwa UMKM di sektor kuliner di Kota Bogor akan semakin berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.





