bogortraffic.coom, BOGOR- Tiga siswa Indonesia berhasil meraih medali perak dalam ajang International Biology Olympiad (IBO) ke-35 yang diselenggarakan di Astana, Kazakhstan. Acara yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 14 Juli 2024 tersebut diikuti oleh 294 siswa dari 78 negara.
Berdasarkan keterangan dari KBRI Astana yang diterima pada Minggu, ketiga peraih medali perak tersebut adalah Aaron Christian Endrij dari SMAK BPK Gading Serpong, Keisha Rochelline Simorangkir dari SMAN 8 Jakarta, dan Erlangga Dief Putra Hamam dari SMA Al Irsyad Al Islamiyah. Sementara itu, anggota delegasi Indonesia lainnya, Samuel Cristian dari SMAN 19 Jakarta, belum berhasil meraih medali.
Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Fadjroel Rachman, yang menghadiri acara penyerahan medali IBO ke-35 tersebut, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian para siswa. “Prestasi ini merupakan bukti bahwa siswa Indonesia memiliki kemampuan bersaing di kancah internasional,” ucap Fadjroel. Ia juga menambahkan bahwa prestasi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tidak kekurangan talenta hebat yang siap bersaing dalam lomba internasional.
IBO ke-35 tahun 2024 ini diadakan di Universitas Nazarbayev Astana dan terdiri dari dua bagian utama: tes praktikum dan tes teori, yang masing-masing memiliki bobot penilaian sebesar 50 persen. Tes praktikum dilaksanakan pada 9 Juli dan mencakup topik-topik seperti biokimia, biologi molekuler, anatomi dan fisiologi hewan, serta bioinformatika. Sedangkan tes teori berlangsung pada 11 Juli.
Merespons pencapaian dalam IBO tahun ini, Tim Olimpiade Biologi Indonesia akan melakukan evaluasi dan mengembangkan rencana pembinaan guna memperkuat persiapan tim Indonesia dalam IBO pada 2025 yang akan diselenggarakan di Filipina.
Dengan prestasi yang diraih di IBO ke-35 ini, Indonesia terus menunjukkan bahwa generasi muda bangsa memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi di ajang internasional, membawa nama baik negara di kancah global.





