Dishub Kota Bogor Siapkan Pengadaan Bis Kita dengan Anggaran Rp 10 Miliar

Biskita Trans Pakuan berhenti operasional sementara. (Foto: Dok. Ist)

bogortraffic.com, BOGOR- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor telah memulai proses lelang pengadaan barang dan jasa untuk operasional transportasi massal Bis Kita. Anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp10 miliar, sesuai kesepakatan dengan DPRD Kota Bogor.

Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Saputra, menjelaskan bahwa persiapan lelang tersebut sudah memasuki tahap dokumentasi. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan program transportasi berbasis Buy The Service (BTS) Bis Kita dapat berjalan sesuai jadwal.

Bacaan Lainnya

“Jika semuanya sesuai rencana, transportasi massal ini akan mulai beroperasi kembali pada awal Februari 2025. Kami juga mendapatkan dukungan berupa bantuan sistem teknologi informasi dari Kementerian Perhubungan,” ujar Marse pada Rabu, (22/1/2025).

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Suharto, memastikan bahwa Pemerintah Kota Bogor tidak akan dibiarkan berjalan sendiri. Pemerintah pusat, melalui Kementerian Perhubungan, berkomitmen mendukung pengembangan transportasi massal di Kota Bogor.

“Kementerian Perhubungan akan merealisasikan sistem informasi manajemen transportasi massal yang akan digunakan saat Bis Kita kembali beroperasi. Selain itu, pengadaan ini juga akan memperkuat fasilitas di halte dan shelter selama operasional berlangsung,” jelas Suharto.

Operasional Bis Kita direncanakan akan dimulai di dua koridor dengan jumlah penumpang terbanyak. Meski begitu, masyarakat Kota Bogor diimbau untuk bersabar menunggu rampungnya proses persiapan.

Langkah ini menjadi salah satu upaya Kota Bogor untuk meningkatkan pelayanan transportasi umum yang lebih nyaman, modern, dan terjangkau bagi warganya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan