bogortraffic.com, BOGOR– OpenAI meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru mereka, o3-mini, pada pekan ini. Peluncuran ini terjadi hanya beberapa hari setelah model AI DeepSeek asal China mengguncang dunia teknologi, termasuk Silicon Valley dan Wall Street.
Dilansir dari Tech Crunch pada Sabtu (1/2/2025), OpenAI menyebutkan bahwa o3-mini dirancang untuk lebih terjangkau dibandingkan dengan model AI lainnya yang telah diluncurkan oleh perusahaan tersebut.
“Model baru ini kuat dan terjangkau,” kata OpenAI dalam keterangannya.
“Peluncuran hari ini menandai sebuah langkah penting menuju perluasan aksesibilitas AI tingkat lanjut dalam rangka menjalankan misi kami,” lanjut mereka.
Salah satu keunggulan o3-mini adalah kemampuannya untuk memeriksa fakta secara menyeluruh sebelum memberikan hasil. Fitur ini membantunya menghindari kesalahan atau jebakan yang seringkali dialami oleh model-model AI lainnya. Selain itu, o3-mini juga lebih andal dalam menangani masalah eksakta, seperti fisika, matematika, dan pemrograman.
Menurut OpenAI, meskipun o3-mini sebanding dengan model-model AI keluarga o1, termasuk o1-mini, dalam hal kemampuan, model baru ini jauh lebih murah.
Harga o3-mini ditetapkan pada USD 0,55 per juta token masukan yang di-cache dan USD 4,40 per juta token keluaran, yang setara dengan sekitar 750 ribu kata per satu juta token. Ini 63 persen lebih murah dibandingkan dengan harga o1-mini, dan juga kompetitif dengan harga model penalaran R1 DeepSeek yang diluncurkan oleh DeepSeek.
Sebagai perbandingan, model AI DeepSeek mematok harga USD 0,14 per juta token masukan yang di-cache dan USD 2,19 per juta token keluaran, menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan dengan o3-mini, meskipun dengan fokus dan kekuatan teknologi yang berbeda.
Dengan peluncuran ini, OpenAI berharap dapat memperluas akses ke teknologi AI yang lebih terjangkau, yang diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi berbagai kalangan pengguna di seluruh dunia.





