bogortraffic.com — KAI Commuter dengan tegas mengecam dan menyesalkan aksi pelemparan terhadap Commuter Line yang dilakukan oleh orang tidak dikenal di lintas antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor, tepatnya di sekitar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pasar Anyar, pada Jumat (11/7/2025) pukul 16.05 WIB.
Kejadian itu menimpa Commuter Line No. 1322 relasi Jakarta Kota – Bogor dan menyebabkan kaca jendela rangkaian terakhir Commuter Line CLI-125 mengalami retak di sisi kiri. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka dari pengguna kereta.
“Tindakan tersebut sangat berbahaya dan mengancam keselamatan para pengguna serta petugas yang berada di dalam Commuter Line, selain juga menimbulkan kerugian material,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, dalam keterangan resminya.
Begitu laporan diterima, petugas pengamanan KAI Commuter langsung melakukan penelusuran dan berhasil menangkap pelaku di sekitar lokasi kejadian. Pelaku kini telah diserahkan ke Polsek setempat untuk proses hukum lebih lanjut.
KAI Commuter menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan vandalisme semacam ini dan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kejadian tersebut.
“KAI Commuter serius memberantas aksi pelemparan kereta ini karena sangat membahayakan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa,” tegas Joni.
Tindakan pelemparan terhadap kereta api tergolong sebagai perbuatan melanggar hukum. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, setiap orang dilarang merusak atau menyebabkan rusaknya prasarana dan sarana perkeretaapian.
Selain itu, dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Bab VII, pelaku kejahatan yang membahayakan keamanan umum bagi orang atau barang dapat diancam hukuman penjara hingga 15 tahun.
Sebagai bentuk pencegahan, KAI Commuter terus menggencarkan sosialisasi dan kampanye gerakan anti-vandalisme, khususnya kepada masyarakat yang tinggal di sekitar jalur rel.
“Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan orang tua untuk mengedukasi warga serta anak-anak agar tidak melakukan vandalisme terhadap kereta,” kata Joni.
KAI Commuter juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan perjalanan kereta, demi keselamatan bersama dan keberlanjutan sistem transportasi publik yang aman dan andal.





