bogortraffic.com, BANDUNG- Gogosan sepanjang 10 meter di Km 115+2 petak jalan rel antara Stasiun Sukatani – Stasiun Ciganea, Purwakarta, bisa dinormalisasi kurang dari 24 jam, Rabu, 20 November 2024.
“Jalur normal sekitar Pukul 16.30 WIB. KA yang pertama melintas di lokasi KA Commuter Line Purwakarta (PLB 387),” kata Jubir PT KAI Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi.
Sehari sebelummya, pasca diguyur hujan lebat pada Pukul 18.00 WIB, badan jalan rel di Km 115+2 tergerus. Akibatnya, bantalan sepanjang 10 meter sempat menggantung.
Mengingat termasuk petak jalur ganda, kejadian gogosan itu tak sampai menganggu operasional KA di lintas Jakarta-Bandung itu. Hanya saja, KA yang memanfaatkan jalur di sebelahnya mesti berjalan pelan dengan kawalan petugas di lapangan.
Sejumlah rekayasa dilakukan petugas jalan dan jembatan. Mereka membutuhkan waktu 22,5 jam untuk memastikan satu jalur itu kembali normal. Di antaranya dengan mengarahkan arus air menjauh dari jalur rel KA. Mereka melakukan perkuatan jalur rel dengan memasang rel bendel sepanjang 12 meter.
Rel Bendel sendiri merupakan susunan rel yang dipasang pada bantalan rel kereta api guna menguatkan lintasan jalur kereta api saat kondisi darurat. Fungsi dari rel bendel itu untuk menerima beban kereta api saat melintas agar rel utama tidak bergeser sehingga jalur kereta api tetap dapat digunakan.
“Untuk perkuatan jalur rel, dilakukan pula dengan memancang rel di samping jalur rel yang selanjutnya dilakukan pengurugan dengan tanah. Kita kerahkan banyak petugas untuk mempercepat normalisasi jalur,” katanya.





