Kisah Inspiratif Suciyah Bersama PNM Mekaar Ubah Hidup Berkekurangan Menjadi Pengusaha Sukses

Kisah Inspiratif Suciyah Bersama PNM Mekaar Ubah Hidup Berkekurangan Menjadi Pengusaha Sukses

 

bogortraffic.com, MOJOKERTO – Sebelum bergabung dengan PNM Mekaar (Permodalan Nasional Madani Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), hidup Suciyah, pengusaha cor kuningan asal Trowulan, Mojokerto ini sungguh papa.

Bacaan Lainnya

Saat itu penghasilan Suciyah hanya Rp 300.000 sebulan. Jangankan mencukupi kebutuhan keluarga, untuk membeli popok dan susu bagi anaknya pun uangnya tak ada.

Di Tengah krisis keuangan keluarga itu, beruntunglah, Suciyah karena bertemu dengan Account Officer (AO) PNM Mekaar di pasar.

PNM Mekaar adalah sebuah layanan permodalan berbasis kelompok yang diperuntukkan bagi perempuan pra-sejahtera pelaku usaha ultra mikro.

Di tahun 2017 itu, Suciyah mendapat tawaran modal awal dengan plafon sebesar Rp 3.000.000.

Mulailah Suciyah bergabung dengan PNM Mekaar, itulah titik balik kehidupannya..

Baca Juga: Whoosh 62 Perjalanan Per Hari Mulai 1 Februari 2025

Dengan modal awal tersebut, Suciyah mulai mengembangkan usaha produksi cor kuningan.

Sejak itu, pelan tapi pasti kehidupan keuangan keluarga Suciyah mulai membaik secara perlahan.

Setelah 7 tahun berlalu, saat ini, Suciyah tidak hanya berhasil meningkatkan taraf hidup keluarganya, tetapi juga memberikan dampak sosial yang luas.

Suciyah kini mampu mempekerjakan tetangga sekitar, membangun tempat usaha sendiri, membeli alat produksi cor kuningan dan bahkan membantu menyekolahkan anak-anak yatim di lingkungannya.

“Saya pernah ngerasain hidup susah, ada sedikit rezeki dari hasil jualan saya pingin bantu orang yang kesulitan,” tutur Suciyah saat ditemui disela penerimaan penghargaan dari PT PNM.

Ketulusan hatinya membantu sesama dan kegigihannya berusaha membuat Suciyah terpilih menjadi salah satu nasabah PNM Mekaar yang menginspirasi.

Baca Juga: Kata Valentina Diouf Usai Bikin 19 Poin Lawan Gresik Petrokimia: Saya sudah Adaptasi, Saya sudah Bekerja keras

Ia pun rutin mengikuti pelatihan usaha yang diberikan oleh PNM, salah satunya pelatihan klasterisasi bertema “Cor Kuningan”.

“Saya diajak belajar bikin cor kuningan tapi caranya beda sama yang biasanya saya bikin. Pulang dari sana saya kasih tahu tetangga-tetangga cara bikin yang lebih gampang,” jelas Suciyah.

Setelah mendengar cerita Suciyah, banyak tetangga mulai memproduksi cor kuningan dan diajak bergabung menjadi nasabah PNM Mekaar.

Berkat kegigihan dan dukungan dari PNM Mekaar, usahanya terus berkembang. Ia juga mendapat perhatian dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar.

Secara khusus, Muhaimin Iskandar memberikan bantuan alat usaha kepada Ibu Suciyah, saat kunjungannya ke Mojokerto beberapa waktu lalu.

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung usahanya naik kelas dan memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi percaya akan kekuatan ibu-ibu dalam memberikan kontribusi secara holistik bagi lingkungannya.

Ia menyatakan komitmen PNM untuk terus memberikan dukungan akses modal usaha yang tepat dapat mengubah kehidupan dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

“Ibu-ibu Mekaar ini punya potensi besar untuk berkembang, sudah ada bibit dan naluri dari diri mereka sendiri, untuk memberi semaksimal mungkin kepada keluarga bahkan lingkungan sekitar,’’ tutur Arief Mulyadi.

‘’Tugas kami memfasilitasi dukungan terbaik dengan pembiayaan dan pendampingan melalui program-program yang tepat sasaran,” ungkap Arief Mulyadi.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan