SBY Rilis Lagu “Save Our World”, Serukan Aksi Nyata Selamatkan Bumi

Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam peluncuran video musik "Save Our World" yang digelar di Jakarta, Selasa.

bogortraffic.com – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kembali menyerukan aksi nyata penyelamatan lingkungan melalui pendekatan kreatif dengan merilis lagu berjudul “Save Our World”.

Lagu ini merupakan bentuk ekspresi kepedulian SBY terhadap bumi yang semakin terancam oleh krisis iklim global.

Bacaan Lainnya

“Saya ini benar-benar makin peduli, makin serius, dan ingin berbuat langkah-langkah yang nyata tentang penyelamatan bumi kita, tentang climateenvironment,” ujar SBY dalam peluncuran video musik “Save Our World” yang digelar di Jakarta, Selasa.

SBY menyampaikan bahwa kepeduliannya terhadap isu lingkungan sudah dimulai sejak menjabat sebagai Presiden RI, termasuk saat Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Perubahan Iklim (COP) 13 di Bali pada 2007.

“Hampir gagal pertemuan itu, tetapi saya dengan sahabat dekat saya Ban Ki Moon bersama-sama untuk menyelamatkan dan lahirlah Bali Roadmap,” kenangnya.

Kecintaannya pada lingkungan juga melahirkan lagu berjudul “Untuk Bumi Kita” pada tahun 2010 setelah menghadiri Konferensi Iklim dan Kehutanan di Oslo, Norwegia.

“Pagi-pagi sebelum bertolak ke Jakarta, saya didampingi almarhumah Ibu Ani main gitar dan terciptalah lagu ini,” ujarnya penuh haru.

Versi bahasa Inggris dari lagu tersebut, “Save Our World”, kemudian diproduksi bersama musisi Amerika Serikat dan pada tahun 2025 ini diaransemen ulang dengan aransemen terbaru oleh musisi kenamaan Tohpati, serta digarap secara sinematis oleh DossGuaVA XR Studio.

Versi terbaru ini melibatkan 35 musisi lintas generasi dan genre, seperti almarhumah Titiek Puspa, Erie Djohan, Titiek Sandhora, serta musisi populer seperti Yuni Shara, Andy/rif, dan Sandhy Sondoro. Keempat musisi rap yakni Saykoji, Toton Caribo, Ayuenstar, dan PB Glas turut berkolaborasi dalam satu bagian lagu ini, memberikan warna dan semangat baru dalam menyampaikan pesan penyelamatan bumi.

Melalui The Yudhoyono Institute (TYI), inisiatif ini menjadi bukti bahwa kampanye lingkungan dapat disuarakan melalui berbagai medium, termasuk musik.

SBY menekankan bahwa persoalan lingkungan hidup bukan hanya tugas kementerian atau ilmuwan, tapi tanggung jawab semua elemen bangsa.

“Semua pemimpin termasuk di Indonesia, memiliki tanggung jawab dan kewajiban moral. Say something and do something. Semua punya tanggung jawab,” tegasnya.

Peluncuran “Save Our World” menjadi momentum refleksi sekaligus ajakan terbuka kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih peduli terhadap perubahan iklim, mulai dari hal kecil hingga aksi nyata yang berkelanjutan. Lagu ini tidak hanya menyentuh sisi emosional, tetapi juga menjadi bentuk diplomasi budaya untuk menyerukan pentingnya menjaga bumi bersama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan