Desa Watesjaya Alokasikan Rp 1 Miliar untuk Pengembangan Wisata Alam di Kampung Ciwaluh dan Lengkong

Ilustrasi Wisata Bogor. (Foto: Dok. Ist)

bogortraffic.com, BOGOR- Kampung Ciwaluh dan Lengkong, yang terletak di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Bogor, memiliki potensi wisata alam yang besar dan sedang dalam proses pengembangan. Melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Kabupaten Bogor tahun 2024, pemerintah desa mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk meningkatkan infrastruktur wisata di wilayah tersebut.

Kepala Desa Watesjaya, Rudi Irawan, menyatakan bahwa kedua kampung ini berbatasan dengan Desa Pasir Buncir dan kawasan MNC Lido serta berada di kaki Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Salah satu daya tarik utamanya adalah Air Terjun Cisadane yang berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan.

Bacaan Lainnya

“Kami berupaya membenahi infrastruktur, terutama jalan, agar Air Terjun Cisadane bisa dikembangkan sebagai kawasan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan,” ungkap Rudi, Selasa (24/9/2024).

Pembangunan infrastruktur yang direncanakan meliputi betonisasi jalan desa di dua titik di Kampung Ciwaluh dan Lengkong, serta pembangunan jembatan penghubung ke Desa Pasir Buncir di Kecamatan Caringin. Jembatan tersebut juga akan diperlebar agar bisa dilalui kendaraan roda empat, sesuai dengan harapan warga.

Rudi berharap, pengembangan infrastruktur ini dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar, yang berjumlah sekitar 800 jiwa.

Ketua RW 05 Kampung Ciwaluh, Sair, menyambut baik proyek tersebut. Ia mengatakan bahwa warga sangat menantikan pembangunan jalan dan jembatan, yang merupakan akses utama di kampung mereka. Sair juga menyatakan bahwa warga siap menghibahkan sebagian lahan untuk pelebaran jalan guna mendukung kelancaran pembangunan.

“Ini akses utama warga, dan kami sangat mendukung. Jika perlu pelebaran jalan, kami siap menghibahkan lahan agar mobil bisa masuk,” pungkasnya.

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat memaksimalkan potensi wisata alam Desa Watesjaya dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan