bogortraffic.com, SEPAKBOLA — Belgia memulai perjalanan mereka di Piala Euro 2024 dengan hasil mengecewakan. Pada laga pembuka, De Rode Duivels harus menelan kekalahan 1-0 dari Slovakia.
Kekalahan ini sekaligus mengakhiri tren tak terkalahkan Belgia dalam 15 pertandingan terakhir di bawah pelatih Domenico Tedesco, dan menimbulkan tanda tanya besar atas keputusan tidak memanggil Thibaut Courtois.
Thibaut Courtois, kiper senior dan salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Belgia dengan 102 caps, tidak termasuk dalam daftar 25 pemain yang dibawa Tedesco ke Jerman. Sebagai gantinya, posisi kiper diisi oleh Koen Casteels, Thomas Kaminski, dan Matz Sels. Namun, ketiga kiper ini belum bisa menggantikan peran Courtois, baik dari segi pengalaman maupun kualitas di lapangan.
Koen Casteels, yang memiliki 10 caps untuk Belgia, menjadi kiper utama dalam laga melawan Slovakia. Meskipun sudah berusia lebih dari tiga puluh tahun, pengalaman internasional ketiga kiper ini masih jauh di bawah Courtois. Keputusan Tedesco untuk tidak memanggil Courtois didasarkan pada alasan kesehatan, meskipun kiper Real Madrid ini baru saja pulih dari cedera ligamen dan mengantarkan timnya memenangkan final Liga Champions musim 2023/2024.
“Dengan segala pertimbangan, kami merasa jika Thibaut Courtois tidak fit untuk Euro. Sekarang kami bersiap dengan pemain yang ada saja,” ujar Domenico Tedesco kepada FourFourTwo.
Namun, banyak pihak menduga bahwa alasan sebenarnya adalah adanya keretakan hubungan antara Tedesco dan Courtois. Sebelum Piala Eropa 2024, Courtois tidak diberi kesempatan untuk mengenakan ban kapten saat merayakan caps ke-100, tanggung jawab yang malah diberikan kepada Romelu Lukaku. Keputusan ini diduga menyebabkan ketegangan antara Courtois dan pelatihnya.
Kekalahan dari Slovakia ini semakin memperbesar tanda tanya atas keputusan Tedesco dan menambah tekanan bagi timnas Belgia untuk segera bangkit di pertandingan berikutnya.
Para pendukung berharap Belgia bisa memperbaiki performa mereka dan kembali ke jalur kemenangan, meski tanpa kehadiran Courtois di bawah mistar gawang.





