Bram Hendra Betaubun mempersembahkan medali emas setelah mengalahkan petinju Papua Barat, Frendy Yakob Puray, di kelas 75-80 kg. Di kelas 80-86 kg, Maikhel Roberrd Muskita juga meraih emas dengan kemenangan atas petinju tuan rumah, David Simbolon. Sementara itu, Tivannya Pattinama berhasil menyumbangkan medali perunggu di kelas 48-51 kg.
Ketua Umum Pertina Kabupaten Bogor, Asnan AP, yang hadir langsung menyaksikan pertandingan tersebut, mengungkapkan kepuasannya terhadap capaian para petinju asal “Bumi Tegar Beriman” ini.
“Alhamdulillah, dua petinju kita berhasil mempertahankan medali emas yang diraih di PON XX Papua 2021, dan Pattinama juga berhasil meraih perunggu untuk Jawa Barat,” ujar Asnan, Jumat (20/9/2024).
Pelatih tinju Jawa Barat asal Kabupaten Bogor, Oki Ardiansah dan Alberto Alfons, juga mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang diraih timnya. Mereka menyampaikan bahwa cabang tinju Jawa Barat keluar sebagai juara umum dengan perolehan 4 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu.
Adapun medali emas untuk Jawa Barat selain dari Bram Hendra dan Maikhel Muskita, juga disumbangkan oleh Reka Mariana Kasibulan (kelas 60 kg putri, Kabupaten Bekasi) dan Walmer Pasiale (kelas 60 kg putra, Kabupaten Kuningan).
Sementara itu, tiga medali perak disumbangkan oleh Alvinita Manopo (kelas 54 kg putri, Kota Bekasi), Ayu Pramustika (kelas 52 kg putri, Kota Bekasi), dan Retno Apris (kelas 70 kg putri, Kota Bekasi). Sedangkan medali perunggu diraih oleh Tivannya Pattinama (kelas 51 kg putra, Kabupaten Bogor), Ilham Tapajati (kelas 54 kg putra, Kota Bekasi), dan Jesika Umbas (kelas 48 kg putri, Kota Bekasi).
Dengan hasil ini, Jawa Barat memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan tim tinju yang kuat di PON 2024.