Tebing Tol Longsor di Bintaro, Jasa Marga Minta Maaf

PT Jasa Marga meminta maaf atas insiden tersebut dan segera melakukan penanganan di lokasi. (Foto: Dok. Jasa Marga)

bogortraffic.com, BOGOR – Tebing tol di dekat Jalan Mulia Bhakti, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel), longsor setelah diguyur hujan deras siang ini. PT Jasa Marga meminta maaf atas insiden tersebut dan segera melakukan penanganan di lokasi.

“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat kejadian tersebut. Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi arah perjalanan dan tidak melalui lokasi kejadian untuk menghindari kepadatan,” kata Communication & Customer Relation Section Head Jasa Marga Metropolitan Tollroad, Dodo Adroni.

Bacaan Lainnya

Dodo mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi untuk menangani longsor. Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan menutup sementara lajur satu dan bahu luar jalan tol untuk mengurangi beban lereng yang longsor.

“Jasa Marga melalui Jasa Marga Toll Road Maintenance (JMTM) dan Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO) segera tiba di lokasi dan melakukan penanganan. Tim JMTO segera melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sementara lajur satu dan bahu luar untuk mengurangi beban pada lereng yang mengalami longsor. Sementara tim JMTM melakukan pembersihan puing longsoran di Jalan Mulia Bhakti agar dapat kembali berfungsi optimal,” jelas Dodo.

Menurut Dodo, tebing tol diduga longsor akibat curah hujan yang tinggi. Ia menambahkan bahwa dinding penahan tebing juga dipasang cerucuk untuk sementara hingga perbaikan permanen dilakukan.

“Longsor diduga terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan rembesan air dari saluran samping jalan ke dalam tanah, mendorong tanah dan menyebabkan longsor. Sebagai upaya penanganan sementara, dilakukan pemasangan cerucuk untuk memperkuat dinding penahan dan mencegah tanah kembali longsor sampai dengan dilakukannya perbaikan permanen,” tambahnya.

Tebing tol ini dilaporkan longsor siang tadi. Kapolsek Pesanggrahan Kompol Tedjo Asmoro memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

“Longsor, tanah merah gitu, biasa, nggak kuat ininya, tapi nggak ada korban kok. Aman. Cuma itu biasalah, turap gitu, tanah merah, kena tanah-air dari tol kan, itu longsor dikit,” kata Kompol Tedjo Asmoro.

Tedjo mengatakan lebar tebing yang longsor sekitar 3-5 meter. Menurutnya, bagian tebing tol lainnya masih aman.

Untuk penanganan lebih lanjut, pihak Jasa Marga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tebing dan struktur di sepanjang jalur tol yang terdampak. Pengguna jalan diharapkan terus mengikuti arahan petugas di lapangan untuk keselamatan dan kelancaran perjalanan.

Dengan koordinasi yang baik antara pihak Jasa Marga, Dinas PUPR, dan aparat kepolisian, diharapkan insiden ini dapat ditangani dengan cepat dan efektif, sehingga jalan tol dapat kembali beroperasi normal tanpa gangguan lebih lanjut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan