bogortraffic.com — Kabupaten Seluma di Provinsi Bengkulu semakin meneguhkan identitasnya sebagai daerah hasil sukses program transmigrasi nasional.
Bertemu Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Jakarta, Bupati Seluma Teddy Rahman bersama Wakil Bupati Gustianto dan jajaran dinas terkait menyampaikan keinginan kuat untuk menjadikan Seluma sebagai kawasan transmigrasi resmi dan pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung di Gedung C, Komplek Kementerian Transmigrasi, Kalibata ini membahas arah pengembangan Seluma sebagai salah satu kabupaten yang tumbuh dari keberhasilan program transmigrasi era 1979–1989 di Bengkulu Selatan.
Wamen Transmigrasi Viva Yoga mengapresiasi upaya Pemkab Seluma dalam melanjutkan semangat pemberdayaan yang diwariskan program transmigrasi.
Ia mencatat bahwa 12 dari 14 kecamatan di Kabupaten Seluma adalah bekas kawasan transmigrasi yang kini telah berkembang pesat.
“Seluma tidak hanya menjadi produsen beras di Provinsi Bengkulu, tapi juga mengembangkan budidaya kepiting bakau dengan sistem apartemen, yang sangat menjanjikan,” ujar Viva Yoga kepada wartawan.
Ia menegaskan bahwa Kementerian Transmigrasi akan mendukung penguatan potensi daerah tersebut agar mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dari kawasan transmigrasi yang berkelanjutan.
Salah satu agenda penting dalam audiensi tersebut adalah usulan penetapan kawasan transmigrasi di Seluma secara formal.
Viva Yoga menyatakan bahwa seluruh dokumen pendukung yang disampaikan Pemkab Seluma akan dikaji secara menyeluruh dan sesuai prosedur.
“Kami siap mengawal proses ini. Semua usulan akan diteliti secara detail, agar tidak hanya sah secara administratif, tetapi juga berkelanjutan secara ekonomi dan sosial,” tegasnya.
Bupati Seluma Teddy Rahman mengungkapkan rasa terima kasih atas respons positif Kementerian Transmigrasi.
Ia menegaskan bahwa keberadaan transmigran menjadi pendorong utama kemajuan wilayahnya.
“Tanpa transmigran, akan sulit bagi daerah kami berkembang seperti sekarang. Mereka membawa semangat kerja keras yang diteladani warga lokal, dari mengolah lahan hingga menjalankan berbagai usaha produktif,” ujarnya.
Teddy berharap kerja sama dengan Kementerian Transmigrasi akan membuka lebih banyak peluang investasi infrastruktur, pelatihan, dan akses pasar bagi masyarakat Seluma.





