bogortraffic.com, JAKARTA- PLTU Jawa 7 berhasil meraih Subroto Award dalam kategori Keselamatan, Keteknikan, dan Perlindungan Lingkungan yang diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.
Pembangkit berkapasitas 2 x 1.000 MW ini menerima penghargaan tertinggi di kategori Keselamatan Ketenagalistrikan Termal untuk PLTU berkapasitas lebih dari 200 MW.
Subroto Award merupakan penghargaan tertinggi yang dianugerahkan Kementerian ESDM kepada para pemangku kepentingan yang berprestasi dalam memajukan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia. PLTU Jawa 7 dinilai unggul dalam penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), mitigasi gangguan operasional, kontribusi terhadap transisi energi, serta pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Acara penghargaan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-79 yang dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya sektor ESDM bagi perekonomian Indonesia.
“Sektor ESDM adalah sektor strategis dengan potensi besar, memberikan multiplier effect yang signifikan bagi ekonomi nasional. Nilai tambah harus ada di dalam negeri, dan regulasi perlu disederhanakan agar investasi bisa datang dan membuka lapangan pekerjaan,” ujar Jokowi.
PLTU Jawa 7, yang mulai beroperasi sejak 2019, adalah hasil investasi dari China Shenhua Energy Company, Ltd. bekerja sama dengan PT PLN Nusantara Renewables. Pembangkit ini merupakan pionir dalam penggunaan teknologi Ultra Super Critical (USC) yang meningkatkan efisiensi produksi hingga 15% dibandingkan PLTU non-USC, sekaligus menghasilkan emisi yang lebih rendah.
Zhao Zhigang, Presiden Direktur PT SGPJB, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penyediaan listrik yang aman, andal, ekonomis, dan ramah lingkungan, seraya mendukung program transisi energi pemerintah. “PLTU Jawa 7 akan terus berkontribusi terhadap penyediaan energi bersih dan mendukung visi Indonesia Maju Berkelanjutan,” ujar Zhao.
PLTU Jawa 7 juga menjadi salah satu perusahaan penerima Persetujuan Teknis Batas Atas Emisi Pelaku Usaha (PTBAE-PU) dalam Fase 1 Peta Jalan Perdagangan Karbon untuk periode 2023-2024. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman Hutajulu, memuji kontribusi PLTU Jawa 7 dalam mendukung upaya pemerintah mengurangi emisi global.
Harjono, Direktur Utama PLN Nusantara Renewables, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi PLTU Jawa 7 dan komitmennya dalam menyediakan energi yang lebih ramah lingkungan dan andal. “Penghargaan ini merupakan bukti dedikasi kami dalam menjaga keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan operasional. Kami akan terus bekerja sama dengan mitra strategis untuk mencapai masa depan energi Indonesia yang lebih bersih dan andal,” ungkap Harjono.





