Membantu Masyarakat Miskin dengan Bantuan Pangan Berkualitas dari Perum BULOG

Perum BULOG menyalurkan bantuan pangan berkualitas kepada lebih dari 23 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. (Foto: Dok. Perum BULOG)

bogortraffic.com, BOGOR- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada tahun 2024 terdapat 25,22 juta orang miskin atau 9,54% dari total jumlah penduduk di Indonesia. Tentunya membantu kebutuhan pangan dari kelompok masyarakat kategori ini, menjadi prioritas utama. Selama tahun 2024, Perum BULOG telah menyalurkan bantuan pangan berkualitas kepada lebih dari 23 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Di mana dipastikan para KPM mendapatkan 10 Kilogram bantuan beras yang berkualitas secara gratis.

“Bantuan pangan yang dilakukan oleh Perum BULOG sesuai dengan 3 peran utama dari Perum BULOG, yaitu memastikan ketersediaan stok beras, memastikan distribusi beras menjangkau bahkan sampai ke pelosok-pelosok daerah di Indonesia dan melakukan stabilisasi pasokan maupun harga,” ucap A. Widiarso, Sekretaris Perusahaan Perum BULOG.

Bacaan Lainnya

Beras yang disalurkan melalui program Bantuan Pangan sudah melalui pemeriksaan uji kualitas dan kuantitas bersama dinas pangan di masing-masing kota di mana Banpangan dilaksanakan pada minggu pertama dan kedua di bulan Oktober.

“Peranan Perum BULOG pada rantai pasok pangan perlu diperkuat. Dukungan pemerintah terutama dalam hal regulasi, sangatlah diperlukan sehingga tata kelola beras menjadi lebih baik lagi. Bantuan pangan beras berkualitas baik yang dikelola oleh Perum BULOG telah membantu setidaknya sepertiga konsumsi beras bulanan suatu keluarga miskin,” ucap Agus Saifullah, pengamat ekonomi pangan.

Pada Maret 2024, bahan makanan berkontribusi sebesar 74,44% terhadap Garis Kemiskinan Nasional. Beras sebagai komoditas makanan, menjadi penyumbang Garis Kemiskinan tertinggi di perkotaan, dengan kontribusi 19,35%, menurut BPS.

“Beras yang kami salurkan memiliki kualitas yang baik dengan butir patah kurang dari 20%. Berbagai kriteria seperti derajat pecah dan kebersihan beras, semuanya dalam kualitas prima. Hal ini sesuai dengan dua visi transformasi Perum BULOG yaitu membantu meningkatkan kesejahteraan dan menjaga kepercayaan masyarakat luas.” ujar Sonya Mamoriska, Direktur Transformasi dan Hubungan Kelembagaan Perum BULOG.

Selain berkualitas, beras yang disalurkan pun juga diutamakan berasal dari penyerapan beras dalam negeri. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat dari bulan Januari sampai minggu ke-3 September, Perum BULOG telah menyerap 908 ribu ton beras dalam negeri.

“Kami terus berusaha mengutamakan penyerapan hasil panen dalam negeri, baik dengan program menjemput gabah ke petani, menunggu di gudang maupun membeli beras asalan dari mitra penggilingan-penggilingan padi kecil, sehingga kami optimis bisa melampaui target pemerintah dalam hal penyerapan dalam negeri,” tutup Sonya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan