Temui Jalan Buntu, Pemkot Bogor akan Bahas Penataan PKL di Alun-Alun Kota Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) kembali temui jalan buntu untuk menata pedang kaki lima (PKL) liar yang berjualan di pedestrian Alun-Alun Kota Bogor, Senin (17/6/2024). (Foto: Dok. TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat)

bogortraffic.com, KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menemui jalan buntu dalam upaya menata pedagang kaki lima (PKL) liar yang berjualan di pedestrian Alun-Alun Kota Bogor. Rencana penataan ini masih memerlukan pembahasan lebih lanjut untuk mencapai solusi yang efektif.

“Saya kira hal-hal krusial yang menjadi dinamika seperti PKL, yang berkaitan dengan penataan kota, apa yang sudah baik akan kita rapatkan,” kata Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor Hery Antasari usai melakukan inspeksi mendadak di Alun-Alun Kota Bogor, Senin (17/6/2024).

Bacaan Lainnya

Upaya penataan PKL di Alun-Alun Kota Bogor sebenarnya sudah direncanakan sejak masa kepemimpinan Wali Kota Bogor sebelumnya, Bima Arya. Saat itu, PKL yang berjualan di pedestrian akan dipindahkan ke kawasan Nyi Raja Permas. Namun, hingga akhir masa jabatan Bima Arya, rencana tersebut belum terealisasi.

Menanggapi pertanyaan mengenai dampak PKL terhadap kerusakan fasilitas kota, Hery menyatakan bahwa tidak sepenuhnya PKL menjadi penyebab kerusakan.

“Sebetulnya bukan hanya PKL saja ya. Warga biasa juga bisa membuat kerusakan. Soal lantai rusak misalnya. Kedepannya kita lakukan pembersihan dan perbaikan penggantian,” jelasnya.

Hery juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan dan kelestarian Alun-Alun Kota Bogor. “Penghimbauan terhadap pengguna termasuk pedagang dan juga masyarakat agar menjaga bersama-sama fasilitas utilitas kota,” tandasnya.

Pemkot Bogor berharap dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, penataan PKL dapat berjalan lancar dan Alun-Alun Kota Bogor dapat terjaga dengan baik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan