Pemkot Bogor Bersama FPRB Lakukan Mitigasi Bencana Megatrust

Ilustrasi Gempa Bumi. (Foto: Dok. Pinterest)

bogortraffic.com, KOTA BOGOR- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) menggelar rapat koordinasi mitigasi bencana terhadap ancaman megatrust pada Selasa (1/10/2024). Rapat yang berlangsung di Balai Kota Bogor ini dihadiri oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor serta berbagai pihak yang terlibat dalam forum pengurangan risiko bencana.

Ketua FPRB, Aldila Rahman, menegaskan pentingnya sinergitas pentahelix, yaitu kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, swasta, akademisi, dan media dalam menghadapi ancaman megatrust.

Bacaan Lainnya

“Sinergitas ini penting agar semua pihak memiliki persepsi yang sama dalam mengurangi dampak negatif dari bencana,” ujarnya.

Aldila juga menjelaskan bahwa Kota Bogor telah memiliki beberapa Kelurahan Tanggap Bencana (Katana). Namun, menurutnya, masih banyak kelurahan yang belum membentuk instansi tersebut. “Optimalisasi Kelurahan Tanggap Bencana sangat diperlukan agar seluruh masyarakat mengetahui prosedur evakuasi jika terjadi gempa besar,” jelasnya.

Sumber: Pemkot Bogor

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayat, menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai penanganan untuk mengantisipasi megatrust.

“Harus ada penyamaan cara pandang agar nantinya semua pihak bisa bergerak bersama menuju lokasi evakuasi yang telah disiapkan,” kata Hidayat.

Ia juga menekankan pentingnya pelatihan bersama guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan dampak buruk dari bencana megatrust.

“Dengan sinergitas ini, Kota Bogor diharapkan lebih siap dalam menghadapi ancaman bencana,” pungkasnya.

Mitigasi bencana megatrust ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan masyarakat dan seluruh perangkat di Kota Bogor dalam menghadapi potensi gempa besar yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan