bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menilai retret kepala daerah yang diikutinya di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, sebagai upaya menyelaraskan kebijakan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Retret yang berlangsung pada 21-28 Februari 2025 ini menjadi momentum penting bagi para kepala daerah dalam memahami arah kebijakan Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Kita bisa langsung bertemu dengan beberapa menteri dan berdiskusi mengenai kebijakan strategis,” ujar Rudy dalam keterangannya di Cibinong, Senin (24/2/2025).
Menurutnya, retret ini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh Indonesia. Sinergi antara kepala daerah diharapkan dapat mempercepat implementasi program-program prioritas pemerintah pusat.
“Ketika kami kembali ke daerah masing-masing, kami sudah memahami arah kebijakan pembangunan pemerintah pusat, serta dapat segera mengimplementasikan program-program prioritas. Kendala yang dihadapi di daerah juga dapat dikonsultasikan selama retret ini,” tambah Rudy.
Sebanyak 456 kepala daerah turut serta dalam retret ini, dari total 503 kepala daerah yang seharusnya hadir. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menyatakan bahwa ada 47 kepala daerah yang belum hadir, sementara 19 peserta diberikan tanda gelang merah karena kondisi fisik mereka memerlukan perhatian khusus.
“Tadi beberapa peserta datang terlambat. Dari yang hadir, 19 orang diberikan gelang merah karena kondisi kesehatan mereka membutuhkan atensi khusus. Namun, mereka tetap semangat mengikuti kegiatan ini dengan dispensasi tertentu,” ujar Bima Arya di Magelang, Jumat (21/2/2025).
Retret kepala daerah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta memastikan kebijakan pembangunan nasional dapat diimplementasikan secara efektif di setiap wilayah di Indonesia.





