bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menerima audiensi Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor di Ruang Dayang Sumbi, Pendopo Bupati.
Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan organisasi keagamaan dalam penguatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keislaman.
Bupati Rudy menegaskan komitmennya terhadap kelanjutan dan penguatan program-program keumatan yang selama ini telah digagas oleh para pendahulunya.
Ia memastikan bahwa Pemkab Bogor akan terus mendukung organisasi Islam seperti Mathla’ul Anwar yang berperan besar dalam pembangunan moral dan sosial di tengah masyarakat.
“Saya pastikan, program-program keumatan dan organisasi yang telah dijalankan sejak Bupati terdahulu akan terus saya tambahkan dan kita sempurnakan,” ujar Rudy.
Audiensi juga membahas peluang kerja sama konkret, terutama dalam penguatan lembaga pendidikan madrasah, peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis agama, serta pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah-daerah pelosok Kabupaten Bogor. Gagasan ini sejalan dengan semangat “Bergerak dari Pelosok” yang menjadi identitas perjuangan Mathla’ul Anwar.
Ketua PD Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor, KH. Abdul Azis Sarnata, menegaskan peran strategis organisasinya dalam membangun karakter bangsa melalui pendidikan yang tersebar di pelosok wilayah.
“Tidak ada satu pun lembaga Mathla’ul Anwar yang berada di pinggir jalan raya. Semuanya ada di pelosok-pelosok. Tapi dari situlah kekuatan kami dibangun,” tegasnya.
KH. Abdul Azis juga menyampaikan kebanggaan atas partisipasi aktif lembaga-lembaga binaannya dalam menyukseskan Pemilu. Sebanyak 95 persen dari 149 lembaga digunakan sebagai Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan sebagian besar Ketua KPPS-nya berasal dari kalangan kader Mathla’ul Anwar.
“Alhamdulillah, kader-kader kami selalu menjadi garda terdepan dalam demokrasi. Ini bentuk kontribusi nyata dari kami,” imbuhnya.
Ia juga menyoroti pentingnya revitalisasi madrasah sebagai pusat pembentukan akhlak dan karakter generasi muda, sembari mencontohkan Mathla’ul Anwar di Rumpin yang telah eksis sejak tahun 1930.
“Kami ingin mencetak generasi yang menguasai tiga bahasa. Tapi tantangannya masih besar. Kami butuh dukungan banyak pihak,” tutup KH. Abdul Azis.
Hadir mendampingi Bupati dalam audiensi ini antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Sosial, Sekretaris DPRD, Plt. Kepala Bappedalitbang, serta tokoh masyarakat Kabupaten Bogor, Burhanudin.
Audiensi ini menjadi penanda kuatnya komitmen Pemerintah Daerah dan elemen masyarakat dalam membangun pendidikan berkualitas dari pelosok demi masa depan Kabupaten Bogor yang lebih maju dan bermartabat.





