Synchronize Fest 2024: Parade Penyanyi Lagu Anak Bawa Nostalgia Era 90-an

*Synchronize Fest 2024* jadi ajang pertemuan penuh nostalgia ini berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (5/10). (Foto: Dok. (BT/Fadlan)

bogortraffic.com, JAKARTA- Para penyanyi lagu anak yang pernah menghiasi masa kecil banyak orang berkumpul kembali untuk menghibur para penonton dalam acara Synchronize Fest 2024. Pertemuan penuh nostalgia ini berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (5/10), dan sukses membangkitkan kenangan indah masa lalu.

Salah satu momen paling mengharukan adalah ketika penyanyi senior Titiek Puspa tampil meski sedang dalam kondisi kurang sehat.

Bacaan Lainnya

Dengan semangat, ia menyanyikan lagu klasik “Menabung” bersama Geofanny Tambunan dan Saskia Anggun. Titiek, yang kini sudah berusia lanjut, tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menyapa para penggemar meskipun sedang mengalami masalah kesehatan.

“Saya mau nangis, tidak taunya ada orang sebanyak ini. Tadinya aku sendirian abis kecetit, maklum sudah nenek-nenek, jadi nggak bisa jalan. Maafkan ya, tapi I love you,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah dari penonton.

Tidak hanya Titiek Puspa, Chicha Koeswoyo juga tampil membawakan lagu “Helly” dan menyampaikan pesan penting untuk melestarikan lagu anak-anak Indonesia.

“Ayo kita semua save lagu anak, karena anak-anak butuh jembatan. Kita siapkan dan kita kasih panggungnya,” tegas Chicha.

Selain itu, Joshua Suherman turut membawakan lagu-lagu ikoniknya, seperti “Cit Cit Cuit” dan “Andai Aku Jadi Kaya,” yang membawa kembali memori manis penonton ke era 90-an. Penampilan tak kalah menarik juga disuguhkan oleh Melisa dengan lagu “Abang Tukang Bakso” dan “Si Komo Lewat,” serta Leony Vitria, Dhea Ananda, dan Joshua yang membawakan lagu “Katanya.”

Penonton yang terdiri dari berbagai generasi, bahkan ada yang membawa anak-anaknya, tampak antusias bernyanyi dan berjoget bersama sepanjang acara. Tina Toon membawakan lagu hits-nya “Bolo-Bolo,” sementara Tasya Kamila menyanyikan lagu “Libur Telah Tiba” yang seolah membawa penonton kembali ke masa-masa kecil yang ceria.

Penampilan nostalgia ini ditutup dengan lagu “Sayonara,” menjadi momen pamungkas yang mengharukan bagi para penggemar yang hadir, merayakan kebersamaan dan kenangan indah yang tak terlupakan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan