bogortraffic.com, BOGOR – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di kawasan wisata. Kali ini, dua sepeda motor milik pengunjung Villa Bunda Ratu, Kampung Goleah, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, dilaporkan raib pada Selasa (8/4/2025) dini hari.
Kapolsek Megamendung AKP Dedi Hermawan, SH membenarkan laporan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga dan segera menerjunkan anggota piket Reskrim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Personel kami, Aipda Fajar D.U dan Aipda Ade Cahyadi, SH telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian sekitar pukul 18.00 WIB. Olah TKP dilakukan untuk mengumpulkan bukti awal serta keterangan dari saksi-saksi,” ujar Kapolsek Megamendung, Selasa malam.
Berdasarkan keterangan pelapor berinisial MSAF (17), pelajar asal Karang Tengah, Tangerang, kejadian bermula saat ia terakhir kali melihat sepeda motornya sekitar pukul 02.00 WIB. Saat hendak keluar villa sekitar pukul 04.30 WIB untuk mengambil rokok yang disimpan di dalam jok, korban mendapati kendaraannya telah hilang dari area parkir.
Tak hanya motor miliknya, motor rekannya pun ikut raib. Adapun dua kendaraan yang dicuri adalah:
- Honda Beat B 3202 VAO
- Nama pemilik: Iip Marifah (orang tua korban)
- Alamat: Karang Tengah, Kota Tangerang
- Honda Beat B 6040 VVC
- Nama pemilik: M. Lacur (orang tua Rizki Ahmad Fauzi, rekan korban)
- Alamat: Karang Tengah, Kota Tangerang
Kedua sepeda motor tersebut diperkirakan mengalami total kerugian sebesar Rp34 juta. Korban pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Megamendung untuk penanganan lebih lanjut.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menemukan bahwa area parkir di Villa Bunda Ratu memiliki dua kamera pengawas (CCTV) yang mengarah ke parkiran dan area villa. Pihak kepolisian juga mencatat adanya penjaga villa, namun lokasi kejadian tergolong sepi dan jauh dari permukiman warga, terutama pada malam hari.
“Saat ini kami sedang mengumpulkan bukti tambahan berupa rekaman CCTV serta keterangan saksi-saksi untuk mengidentifikasi pelaku,” tambah AKP Dedi.





