Pj Bey Bantu Pemkot Bogor Minta Data Judi Online ke PPATK

Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat mengunjungi Balai Kota Bogor, Rabu (3/7/2024). (Foto: Humas Pemkot Bogor)

bogortraffic.com, BOGOR – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, akan membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meminta data terkait judi online di wilayah tersebut ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Langkah ini diambil untuk menanggulangi maraknya judi online yang telah menyebar luas di masyarakat.

“Kami nanti akan bantu minta data ke PPATK. Tentang judi online, mohon hati-hati karena kita tidak tahu di kiri, kanan, depan, belakang ada yang bermain, karena ini sudah mewabah sekali,” kata Bey di Kota Bogor, Rabu (2/7/2024).

Bacaan Lainnya

Bey menyoroti adanya korelasi antara judi daring dan pinjaman daring yang juga tengah mewabah. Dari informasi yang diterimanya, banyak pelaku judi daring mendapatkan uang untuk berjudi dari pinjaman daring. “Jadi mereka main judi kurang uang, ditawarkan pinjaman. Jadi tagihannya bukan dari judi online, tapi pinjaman online,” jelasnya.

Bey Machmudin menegaskan pentingnya langkah proaktif dalam mengatasi permasalahan ini. Dengan meminta data dari PPATK, Pemkot Bogor bersama Pemprov Jabar dapat lebih efektif dalam mengidentifikasi dan menindak pelaku judi online di wilayah mereka. Data dari PPATK diharapkan memberikan gambaran yang jelas tentang transaksi mencurigakan yang berkaitan dengan aktivitas judi daring.

Maraknya judi online dan pinjaman daring memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Selain menimbulkan masalah finansial bagi para pelaku, praktik ini juga menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya angka kriminalitas. Bey Machmudin mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan tidak terjerumus dalam jebakan pinjaman daring yang ditawarkan oleh para pelaku judi online.

Pemkot Bogor bersama Pemprov Jabar akan terus berupaya menanggulangi permasalahan ini melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PPATK dan lembaga penegak hukum. Diharapkan langkah-langkah ini dapat membantu menekan angka judi online dan pinjaman daring yang semakin meresahkan masyarakat.

Dalam upaya ini, Bey Machmudin juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan judi online dan pinjaman daring kepada pihak berwenang. “Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan kita dari praktik-praktik ilegal yang merugikan,” tutup Bey.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan