Pemkab Bogor Fokus Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Puncak

Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu. (Foto: Dok. ANTARA/M Fikri Setiawan)

bogortraffic.com, KAB.BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat pengembangan kawasan Puncak sebagai destinasi wisata unggulan, dengan menekankan pentingnya wisata berkelanjutan yang mengedepankan identitas budaya lokal. Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana, tetapi juga pada pemberdayaan seni dan budaya lokal.

Dalam keterangannya di Cibinong, Jumat (13/9), Asmawa menjelaskan bahwa penataan kawasan Puncak melibatkan berbagai aspek, termasuk pelibatan masyarakat lokal dan peningkatan akses wisata. “Penataan kawasan Puncak menyentuh semua aspek, mulai dari penataan lahan, pelibatan masyarakat lokal, hingga pengembangan wisata berkelanjutan. Kami juga fokus menata akses dan memaksimalkan potensi wisata,” kata Asmawa.

Bacaan Lainnya

Sejak awal kepemimpinannya, Asmawa telah melakukan relokasi terhadap 525 pedagang liar dari jalur menuju Rest Area Puncak. Penertiban ini dimulai dengan pembongkaran 329 bangunan di sepanjang jalur Puncak, dari Gantole hingga Rest Area Gunung Mas. Rest Area yang kini mampu menampung 516 kios tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif dan wisata.

Pemerintah juga berkomitmen untuk memasukkan unsur budaya dalam pengembangan kawasan Puncak. Asmawa telah menginstruksikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk mengintegrasikan budaya lokal melalui partisipasi seniman, pelaku ekonomi kreatif, dan kelompok masyarakat sadar wisata (Pokdarwis).

“Kami akan melibatkan para pelaku seni, ekonomi kreatif, dan Pokdarwis untuk berkolaborasi dalam mempromosikan budaya lokal,” ujar Asmawa.

Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menambahkan bahwa penataan Puncak akan mengusung tema “Wonderful Puncak.” Acara besar seperti Harmony of Bogor, Puncak Fashion Week & West Java Folklore, Festival Tari Bogor, dan Flashmob Pencak Silat sudah disiapkan untuk mempromosikan seni dan budaya lokal.

“Wonderful Puncak adalah kolaborasi antara sektor pariwisata, seni, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM. Puncak Fest 2024 akan menjadi penutup rangkaian acara ini di akhir tahun,” jelas Yudi.

Dengan demikian, pengembangan kawasan Puncak diharapkan tidak hanya meningkatkan pariwisata, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal, menciptakan kebanggaan bersama bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan