bogortraffic.com, BOGOR- Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 3, Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin, melanjutkan agenda kampanye Pilkada 2024 dengan kegiatan “Sapa Warga” di RW 09, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, pada Sabtu, 28 September 2024. Kampanye ini menjadi momen penuh haru ketika Dedie A Rachim bertemu dengan salah satu warga lanjut usia.
Seorang nenek bernama Hj Tating Sutiningsih, yang berusia 102 tahun, tiba-tiba menangis saat bersalaman dengan Dedie. Ternyata, nenek yang pernah menjabat sebagai Lurah Cilincing, Jakarta Utara, di era 1970-an ini sudah lama ingin bertemu dengan sosok Dedie A Rachim. Dalam pertemuan tersebut, Hj Tating tak hanya mengungkapkan rasa rindunya, tetapi juga turut mendoakan Dedie agar terpilih sebagai Wali Kota Bogor dalam Pilkada 2024.
“Biasanya masyarakat menyampaikan aspirasi dan harapan saat kampanye, tapi kali ini ada yang memberikan doa. Tadi beliau (Hj Tating) mendoakan, dan saya sangat berterima kasih. Beliau tahu betul bagaimana beratnya menjadi seorang pemimpin karena pernah menjabat sebagai Lurah di Jakarta Utara,” ujar Dedie A Rachim.
Dedie merasa tersentuh dengan doa dan dukungan yang diberikan Hj Tating. Ia juga mengakui bahwa pesan dari Hj Tating, yang pernah merasakan beratnya tanggung jawab sebagai pemimpin, menjadi pengingat akan beban besar yang harus diemban seorang pemimpin.
Netty, anak dari Hj Tating, menjelaskan bahwa sang nenek sudah lama ingin bertemu dengan Dedie A Rachim setelah sering mendengar cerita tentang Dedie yang aktif di organisasi Jabar Bergerak.
“Ibu memang sudah lama ingin bertemu dengan Kang Dedie. Saya sering cerita tentang beliau, yang aktif di Jabar Bergerak. Hari ini beliau mendoakan agar Kang Dedie bisa terpilih jadi Wali Kota Bogor,” ujar Netty.
Momen haru dan penuh kehangatan ini menambah warna dalam perjalanan kampanye Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin, yang kini terus berjuang meraih hati warga Bogor menjelang Pilkada 2024.





