bogortraffic.com, BOGOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor menggelar sosialisasi Pilkada Serentak 2024 bagi pemilih disabilitas di Hotel Royal, Jalan Djuanda, Kota Bogor, pada Jumat (27/9/2024). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi pemilih dan memberikan pendidikan kepemiluan, khususnya bagi kelompok disabilitas.
Ketua KPU Kota Bogor, M Habibie Zaenal Arifin, menegaskan pentingnya memastikan bahwa semua warga Kota Bogor yang memiliki hak pilih, termasuk penyandang disabilitas, dapat menggunakan hak mereka dengan baik.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat Kota Bogor, termasuk yang memiliki disabilitas, dapat mencoblos pilihannya dalam Pilkada Serentak 2024,” ujar Habibie.
Sosialisasi ini dilaksanakan dengan menggandeng Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) sebagai mitra strategis. Dalam kegiatan tersebut, KPU menjelaskan waktu pelaksanaan pemilu, memperkenalkan kandidat, serta cara mengecek status dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“KPU berkomitmen untuk memberikan hak memilih kepada seluruh warga disabilitas, termasuk pemenuhan kebutuhan khusus mereka di TPS,” tambahnya.
KPU juga memastikan bahwa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh Kota Bogor akan ramah bagi pemilih disabilitas. Fasilitas yang disediakan antara lain kertas suara dengan huruf braille bagi pemilih tunanetra dan akses TPS yang mudah dijangkau.
“Kami juga mengimbau agar petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tidak membeda-bedakan pemilih. Semua yang masuk dalam DPT akan dilayani sesuai aturan,” tegas Habibie.
Menurut data KPU Kota Bogor, terdapat 2.477 pemilih disabilitas yang terdaftar dalam DPT. Mereka terdiri dari berbagai kategori, termasuk disabilitas fisik, mental, sensorik, dan lainnya.





