HUT ke-79 RI, Pemkab Bogor Dorong Pengembangan Pariwisata di 40 Kecamatan

Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu saat mendaki Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok.Diskominfo Kabupaten Bogor)

bogortraffic.com, KAB.BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia sebagai momentum strategis untuk mengembangkan sektor pariwisata di wilayahnya. Pengembangan ini akan dilakukan melalui serangkaian kegiatan yang diselenggarakan di berbagai tempat wisata selama bulan Agustus 2024.

Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, mengungkapkan bahwa kegiatan pengembangan pariwisata ini dimulai pada tanggal 1 Agustus dengan menancapkan Bendera Merah Putih di Gunung Salak. Kegiatan ini diikuti oleh para pecinta lingkungan dan perangkat daerah se-Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

“Dimulai 1 Agustus, kami menancapkan Bendera Merah Putih di Gunung Salak yang diikuti oleh para penggiat atau pecinta lingkungan, termasuk dari perangkat daerah se-Kabupaten Bogor,” ujar Asmawa di Cibinong, Rabu (7/8/2024).

Selain itu, secara serentak dilakukan pembagian Bendera Merah Putih kepada seluruh kecamatan untuk didistribusikan kepada masyarakat.

Kegiatan lain yang diselenggarakan adalah doa istighosah yang dipusatkan di Rest Area Gunung Mas, Puncak, dan diikuti oleh seluruh pejabat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Bogor secara virtual.

“Selanjutnya, akan ada juga kegiatan lainnya seperti Kirab Merah Putih dari Gedung Tegar Beriman sampai ke Stadion Pakansari dengan target peserta yang terlibat sebanyak 15.000 orang, dan ngaliwet babarengan yang diusahakan memecahkan rekor MURI,” tambah Asmawa.

Di tingkat kecamatan, berbagai agenda sosial kemasyarakatan seperti bazar UMKM, gerakan pasar murah, donor darah, serta pelayanan kesehatan, kependudukan, perizinan, dan perpajakan juga akan diselenggarakan.

“Jadi, semarak Hari Kemerdekaan tingkat Kabupaten Bogor ini sifatnya multistakeholder. Panitianya bukan hanya dari Pemkab Bogor, tapi melibatkan semua seperti Kadin, organisasi profesi, BUMD, Forkopimda Kabupaten Bogor, camat, kepala desa dan lurah se-Kabupaten Bogor,” kata Asmawa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan