bogortraffic.com, BOGOR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat dua kecamatan, yakni Bogor Barat dan Tanah Sareal, terdampak bencana cuaca ekstrem pada Minggu sore (13/10/2024).
Bencana yang meliputi hujan deras, angin kencang, dan pohon tumbang menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta menutup akses jalan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh, mengonfirmasi bahwa pihaknya bersama tim penyelamat masih terus melakukan penanganan di lokasi.
“Saat ini petugas masih di lokasi, kemungkinan bertambah jadi sembilan kejadian dan masih lakukan penelusuran,” katanya.
Dari data sementara, tercatat delapan kejadian bencana, dengan tujuh di antaranya berada di Kecamatan Tanah Sareal. Di Kelurahan Kencana, BPBD menangani dahan pohon patah dan tiang listrik roboh yang menutupi jalan, serta pohon setinggi 8 meter yang tumbang di area perumahan.
Cuaca ekstrem juga menyebabkan rusaknya puluhan atap rumah warga dan atap sebuah yayasan yang terbawa angin, serta sebuah pohon tumbang menimpa kandang domba. Di Kelurahan Cibadak, sebuah pohon beringin besar tumbang, menghantam kanopi rumah warga, sementara di Kelurahan Mekarwangi tujuh rumah mengalami kerusakan atap.
Di Kecamatan Bogor Barat, satu rumah di Kelurahan Situgede juga mengalami kerusakan akibat angin kencang yang menerbangkan atapnya.
BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa kembali terjadi.





