Cuaca Bogor Berubah, BMKG Prediksi Kondisi Lebih Stabil Pekan Depan

Prakira Cuaca BMKG. (Foto: Dok.BMKG)

bogortraffic.com, BOGOR – Hujan deras yang melanda wilayah Bogor dalam beberapa hari terakhir telah memicu sejumlah bencana alam, seperti pohon tumbang, tanah longsor, dan banjir. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat sebelumnya sudah mengeluarkan peringatan adanya potensi hujan lebat disertai angin kencang. Namun, kondisi cuaca diprediksi akan berbeda pada pekan mendatang.

Forecaster on Duty Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Alita Nuraini, menjelaskan bahwa gelombang atmosfer Rossby turut mempengaruhi intensitas hujan deras dan angin kencang di wilayah Bogor. Namun, wilayah Bogor dan Sukabumi diperkirakan akan mengalami cuaca yang lebih kering dalam sepekan ke depan.

Bacaan Lainnya

“Untuk prospek cuaca di Bogor, Sukabumi, dan Cianjur, curah hujan akan sedikit berkurang dari minggu sebelumnya. Ini karena gelombang atmosfer Rossby yang sebelumnya aktif sekarang mulai berkurang. Jadi, untuk wilayah Kabupaten dan Kota Bogor serta Sukabumi, cuaca dalam sepekan ke depan diperkirakan aman,” jelas Alita, Kamis (12/9/2024).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh, menambahkan bahwa Bogor memiliki karakteristik cuaca yang berbeda dibanding wilayah lain. Meskipun musim kemarau, Kota Bogor tetap memiliki potensi besar untuk turun hujan. Anomali cuaca saat musim peralihan ini membuat BPBD terus meningkatkan upaya mitigasi, termasuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

“Di saat daerah lain mengalami kekeringan, Bogor justru dilanda hujan disertai angin kencang. Dampaknya sangat terasa di wilayah Bogor Timur, Bogor Selatan, dan Tanah Sareal, di mana ada 22 kejadian dalam satu malam. Kami terus menyampaikan peringatan dini melalui berbagai saluran agar masyarakat selalu siaga menghadapi perubahan cuaca ini,” kata Hidayatulloh.

Menurut BMKG, wilayah Kabupaten dan Kota Bogor telah melewati puncak musim kemarau pada Agustus lalu. Musim hujan diprediksi akan datang pada Oktober mendatang. Dengan kondisi ini, BPBD Kota Bogor meminta masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi selama masa peralihan cuaca.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan